Akibat software bermasalah
Penyebab kerusakan:
1. Salah pengaturan ponsel
2. Operating sistem bermasalah
3. Security code
4. User area & Content pack
Ponsel saat ini merupakan komputer, komputer saat ini merupakan pengganti tugas manusia, canggih bukan? Komputer maupun manusia sama-sama mempunyai otak untuk memproses perintah dan menyimpan suatu data informasi. jangankan komputer, manusia jika terlalu banyak pikiran akan mengakibatkan stres bahkan tidak sedikit menjadi hilang ingatan (gila), bagaimana dengan ponsel? Apalagi ponsel yang hanya mempunyai proccesor dan penyimpanan data yang sangat terbatas. Software pada ponsel terdapat operating system, tanpa operating system yang sempurna sebuah ponsel bisa mengakibatkan kerusakan yang fatal bahkan mati total, tanpa operating system sama halnya manusia yang lengkap raganya akan tetapi jika jiwanya terganggu, apalagi tidak ada nyawa atau akal pikir, apakah manusia bisa hidup?
Ponsel dilengkapi dengan pengaturan yang dapat di ubah-ubah, akan tetapi bila pengaturan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang seharusnya, maka ponsel tidak dapat berfungsi dengan baik. Ponsel dilengkapi juga dengan security code yang memungkinkan dapat mengamankan ponsel dari tangan-tangan jahil, akan tetapi tidak jarang malah pengguna ponsel itu sendiri lupa kode pengamannya (senjata makan tuan bukan?) apakah ponsel itu langsung di biarkan begitu saja? tentu tidak, disini tugas teknisi untuk melayani customernya, cukup melakukan Reset to Factory default manggunakan komputer yang telah di program khusus untuk keperluan software ponsel, tentunya akan saya bahas secara detail pada bab berikutnya.
Maka jika ponsel bermasalah akibat software bermasalah, anda tidak perlu membongkar apalagi mengganti komponennya. Cukup di program ulang saja ponselnya, dan permasalah selesai dengan mudah. Andapun tidak perlu memperbaiki software yang tersimpan pada ponselnya, melainkan anda tinggal menghapus semua firmwarenya lalu menuliskan kembali (flashing) menggunakan firmware yang sesuai.
Penyebab kerusakan ponsel dan metode perbaikannya
Berbeda dengan alat elektronika lainya, ponsel merupakan alat elektronika yang serba digital dengan komponen-komponen yang sangat kecil dan kompleks, tentunya ponsel akan sangat rentan sekali terhadap kerusakan, terutama ponsel adalah alat elektronika komunikasi digital yang Mobile, Ponsel selalu dibawa-bawa oleh pemiliknya sehingga disadari atau tidak disadari Ponsel tersebut bisa saja akan rusak. Jangankan ponsel terkena benturan atau terkena air, biasanya ponsel selalu disimpan dimana saja yang penting si pengguna merasa nyaman, sering kali Ponsel disimpan didalam saku baju/celana, keringat atau uap keringat akan sangat mudah masuk kedalam mesin ponsel sehingga mesin ponsel menjadi korosi. Sulit tentunya untuk menghindari debu, ponsel akan terganggu kinerjanya bila didalam mesin ponsel terdapat kotoran yang memungkinkan kotoran tersebut akan mengganggu konektifitas antara komponen eksternal dan internal sehingga ponsel tidak dapat berfungsi dengan baik. Akibat dari faktor lingkungan dan cuaca sangat berpengaruh terhadap kelembaban udara sehingga kadar air seringkali menjadi penyebab dari kerusakan ponsel sehingga mengakibat konsleting didalam rangkaian elektronikanya. Mesin ponsel sangat peka sekali terhadap korosi, sehingga sangat memungkinkan komponen atau IC didalam mesin ponsel menjadi rusak.
70% dari sistem kerja ponsel menggunakan sistem komputerisasi, Software merupakan perangkat lunak yang akan menentukan kinerja ponsel layaknya sebuah komputer. Hingga saat ini kecanggihan ponsel terus berkembang bahkan kecanggihan tersebut tidak seimbang dengan keahlian dalam penggunaannya, seringkali pengguna ponsel mengutak-ngatik fitur-fitur ponsel tanpa pemahamannya sehingga program ponsel menjadi kacau bahkan rusak. Penggunaan ponsel yang terlalu berlebihan dalam memainkan video game atau aplikasi program akan menyebabkan beban yang sangat berat bagi proccesor ponsel, sehingga tidak jarang ponsel rusak secara tiba-tiba. 60% kerusakan saat ini disebabkan karena perangkat lunak yang bermasalah, bahkan tidak sedikit ponsel menjadi mati total atau tidak dapat booting disaat dihidupkan. Teknisi yang handal tidak hanya menguasai teknik perbaikan secara hardware, teknik perbaikan software akan sangat penting sekali untuk di kuasai dengan matang.
Tujuan bab ini adalah agar logika berfikir anda terlatih dalam menentukan langkah-langkah perbaikannya dan cara penganalisaan sampai menindaklanjuti perbaikannya menjadi terarah dan sistematis berdasarkan keluhan dari customer, sehingga waktu perbaikan lebih efisien dan akurat. Sebagai contoh, misalkan: ponsel tersebut keluhannya tidak dapat mendengar lawan bicaranya, maka anda tidak perlu untuk menganalisa kerusakan pada area microphone, akan tetapi dengan keluhan tersebut kita hanya harus menganalisa dan menindaklanjuti pada area speakernya saja. Contoh kedua: misalkan ponsel tersebut mati total akibat masuk air, maka langkah pertama yang anda lakukan adalah membersihkan terlebih dahulu ponsel tersebut, dan bila ponsel masih terdapat gangguan maka anda dapat melanjutkan kepada langkah penganalisaan berikutnya, tentunya berdasarkan gangguan yang terkait.
Dengan sekian banyak sebab dan akibat kerusakan ponsel, langkah dan prosedur perbaikannya akan sangat berbeda tergantung dari penyebab kerusakannya. Secara umum, kerusakan ponsel dapat dibagi menjadi 4 (empat) kategori: 1. benturan, 3. korosi dan kotoran, 3. software bermasalah.
Akibat benturan
Penyebab kerusakan:
1. Mechanical part & Elektro-mechanic rusak
2. Komponen tidak berhubungan dengan baik
3. PWB bengkok
Ponsel terdiri dari berbagai macam unsur komponen yang saling mendukung satu sama lain, salah satunya: komponen elektronik dan komponen mekanik. Benturan keras pada ponsel biasanya akan mengakibatkan kerusakan pada komponen mekanik, walaupun secara fisik luar ponsel tidak terlihat kerusakan yang berarti, tidak sedikit justru kerusakan akibat komponen elektronik yang tidak dapat berfungsi dengan baik, akan tetapi perlu anda ingat bukan berarti kerusakan tersebut karena komponen elektroniknya yang telah rusak akibat benturan, melainkan komponen elektronik tersebut tidak berfungsi karena tidak terhubung dengan baik. Komponen elektronik pada mesin ponsel ukurannya sangat kecil sekali sehingga sulit sekali untuk melihat kerusakannya dengan mata telanjang. Bila PWB (papan mesin) bengkok walaupun sedikit saja akan sulit sekali untuk diperbaiki, sebaiknya anda jangan melanjutkan perbaikannya, sebab kerusakan yang diakibatkannya karena terlalu banyak jalur yang telah putus dan tidak mungkin untuk disambungkan kembali. Perlu anda ingat!, ponsel yang rusak akibat benturan, 100% komponen elektronikanya masih bagus terutama pada ICnya. Maka sebaiknya ponsel tersebut bisa saja anda beli dari customer anda dengan harga yang sangat murah, agar ponsel tersebut bisa anda gunakan sebagai kanibal, hemat bukan?
Akibat korosi dan kotoran
Penyebab kerusakan:
1. Konsleting pada rangkaian elektronik
2. Interface Pad tidak dapat terhubung dengan baik terhadap komponen ponsel
Seperti yang telah disinggung di pembahasan awal, bahwa ponsel merupakan alat elektronika yang sangat peka terhadap korosi dan kotoran, sedikit saja terdapat korosi (karat ringan) akan menyebabkan ponsel tidak dapat berfungsi dengan baik. Apalagi ponsel tersebut masuk air, bisa fatal akibatnya!. Perlu anda pahami, kadar air manjadi penyebab utama dari terjadinya korosi dan karat, maka sebetulnya bila ponsel yang terkena air segera tangani kerusakannya tidak akan sangat fatal dan tidak akan mengakibatkan komponen atau IC pada mesin ponsel menjadi rusak, maka sebaiknya segera lepaskan battrey dari ponsel agar tidak terjadi hubung singkat (konsleting) pada mesin ponsel. Sering kali keluhan terjadi keypad ponsel tidak berfungsi dengan baik, sebab bagian ini sering menjadi sebab masuknya air kepada mesin ponsel.
Selasa, 30 Juni 2009
Akibat software bermasalah
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 18.32 0 comments
Cara Mudah dalam Perbaikan IMEI ?????
Pada Ponsel Nokia, jika dicek IMEI dgn menekan *#06# , jika muncul No Seri IMEI ????? maka itu berarti telah terjadi kerusakan data IMEI RPL pada ponsel tsb alias imei yang tersimpan di UEM dan imei yang tersimpan di IC Flash sudah berbeda . Ada dua cara perbaikannya yaitu cara pertama mengganti UEM lalu menulis dengan sembarang RPL file (DATA1 & DATA2) yang telah ada. Dan cara kedua yaitu membaca Data IMEI ASK dari UEM (Read UEM). Jika data ASK ini masih valid, maka langkah selanjutnya adalah mengirimkan ASK ini untuk ditukar menjadi RPL melalui Server yang banyak tersedia. Baru RPL yang telah diterima ditulis langsung ke Ponsel (IC Flash).
Tahap 1. Read UEM.
Adalah proses untuk membaca IMEI yang tersimpan di UEM untuk disimpan sebagai file ASK. Bisa di lakukan dengan Box Tornado, JAF, Griffin, MT Box, MXKey, UB, dll. Namun jika dilakukan dengan Tornado, Data UEM masih valid atau tidak, tidak dapat diketahui. Jika dgn Box lain jika Data UEM yang diread sudah tdk valid, maka tidak perlu dilanjutkan beli RPL, hanya bisa dengan ganti UEM. Jadi tidak buang-buang credit untuk beli RPL.
a. Dengan UFS3 Tornado:
Beri centang kolom GTI Ask/Rpl Format, lalu klik Read UEM dan hasilnya IMEI akan ???? pada kolom UEM Rebuild. Isi 15 Digit No. IMEI yang tertera di Back Casing lalu tekan OK.
Akan muncul seperti di bawah, jawab saja 0 karena kita tidak melakukan penggantian UEM. (Sehingga RPL yang nanti terbentuk hanya Data1 saja)UEM Changed ?, 0-No / 1-Yes
Akan muncul Jendela Save , beri nama file terserah kita, lalu klik Save. Maka file ASK tsb akan tersimpan di C:\Program Files\Nokia\Phoenix\ProgData.
b. Dengan MX Key
Klik Bus Check untuk mencheck keadaan IMEI di UEM dan IC Flash. Jika data UEM masih valid lanjutkan dengan mengklik Read ASK dari Tab IMEI Tool. Maka akan terbentuk file ASK di c:\mobileEx\backups\ask
c. Dengan JAF
Klik IMEI Tool & Read ASK. Sebelumnya periksa terlebih dahulu apakah IMEI UEM masih valid, dgn cara menekan Read UEM.
Tahap 2. Proses Convert ASK ke RPL
Untuk mengisi IMEI ke Ponsel dibutuhkan file RPL, Maka file ASK yang tadi didapat harus kita tukarkan dengan RPL melalui Server Griffin/Fufenu/MXLogger/UB dll.
Caranya :
- Jalankan MX Logger
Isi Host sbb : 122.129.197.198:13999
Isi User name & Password yg diberikan. (Jika diperlukan beri centang pada “Save Password” )
Lalu klik Login.
Cari file ASK hasil read sebelumnya dan seret ke jendela MXKey tsb (Drag & Drop). Setelah itu baru klik Calculate RPL . Maka file RPL akan terbentuk.
Atau dgn cara Manual, jadi membuat RPL tanpa perlu file ASK lagi. Cukup centang Manual lau isi No. IMEI dan ASICnya. Cuma dengan cara ini dikhawatirkan IMEI yg diisi tdk sama dengan IMEI UEM, Jadi RPL yg dihasilkan sia-sia...
Tahap 3. Proses Write UEM
Setelah RPL dihasilkan maka selanjutnya jalankan UFS3 Tornado dan klik Write UEM akan muncul seperti berikut :Are you absolutely Sure to write UEM OTP Memory ?
this can be done only one time to empty UEM chip !!!
in other case your mobile will be damaged permanently
if have no comprehension what you are doing, press "NO" !
Jawab Yes
Pilih file RPL yg didapat dari Server, akan muncul di C:\Program Files\Nokia\Phoenix\ProgData
Akan muncul pertanyaan seperti berikut, Ambiguous ASIC Type or non GSM Product,
Would You Like to Proceed
jawab saja Yes
Proses penulisan RPL akan berjalan kembali ;
Setelah penulisan RPL berhasil, langkah terakhir dilanjutkan dengan UI Setting, agar SIM Lock dan pengaturan lainnya kembali standar.
Tricks : Jika gagal Write UEM dgn UFS3, maka kemungkinan RPL yg dihasilkan ada DATA2nya. Solusinya buka file RPL tsb dgn Wordpad/notepad. Lalu hapus baris DATA2, dan save kembali file RPL tsb. Baru Write UEM kembali sehingga berhasil..
best regard
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 16.56 0 comments
mengenal lebih lanjut kerusakan IC RF
Bagian dari signal atau RF (Radio frequensi) pada ponsel terdiri dari 2 bagian besar yaitu bagian penerima (RX) dan bagian pengirim/Transmit (tx).
Jenis Kerusakan RF ( bagian penerima / RX )terdiri dari 2 macam :
1. Low RX / RX lemah
Ciri-ciri kerusakannya :
a). pada saat cari manual hanya dapat 1 atau 2 jaringan saja dan berubah-ubah jaringan yg di dapat.
b). biasanya proses searching (cari manual) tidak lebih dari 4 detik sudah tidak mendapatkan jaringan.
Solusi/perbaikannya :
- kerusakan biasanya belum sampai ke IC RF maka bisa coba di ganti swich antena, coupler ataupun bagian antenanya.
2. No Rx
Ciri-ciri kerusakannya :
a).pada saat cari manual tidak mendapatkan operator sama sekali.
Solusi/perbaikannya :
- Cek Out put dari radio RF (RXi dan RXq) menggunakan oscilouscope. jika bagus maka kerusakan pasti pada IC Audio (Biasanya sudah digabung pada IC Power pada DCT4 dan WD2, dan Pada BB5 biasanya pada Rap3G).
- Cek tegangan kerja buat IC RF ; misalnya vr1,vr2,vr4,dst jika ada yang tidak ada (O volt / kurang ), maka kerusakan pada IC Power. dalam hal ini, apabila keterbatasan spare part/ spare part yg dimaksud tidak ada, bisa dengan solusi mengambil/menjumper dari tegangan lain yang nilainya sama.
- cek syarat kerja VCO ( tegangan u/ VCO), jika tidak ada( 0-volt) maka ganti IC Power atau ambilkan tegangan dari tegangan yang nilainya sama.
- cek tegangan yang keluar dari VCO (Volt Control Osilator) normal apa tidak menggunakan osciloscope. jika tidak normal maka kerusakan pada VCO (Volt Control Osilator).
- Cek tegangan dari UPP yaitu Sdata,Ssena,Sclock. jika tidak ada maka kerusakan pada CPU .
- Cek Keluaran crystal 26Mhz / 38Mhz ada keluar 26Mhz/ 38Mhz apa tidak menggunakan Frequensi Counter jika berkurang maka kerusakan pada crystal 26mhz/ 38Mhz
Kesimpulan No RX:
dapat disebabkan oleh :IC Power, IC RF, Crystal 26Mhz/38Mhz, VCO, UPP, RAP3G .
Jenis Kerusakan RF ( bagian pengirim /Transmit / TX )terdiri dari 2 macam :
1. Low TX
Ciri-ciri kerusakannya :
a).Dapat signal tapi turun naik
b).Dapat Signal tapi susah nelpon.
Biasanya kerusakan paling sering pada IC PA (Power Amflifier) dan Switch antena
2. No TX
Ciri-ciri kerusakannya :
a).Cari manual dapat semua jaringan namun saat dipilih muncul keterangan "No Acces"
Solusi/ perbaikannya :
a).Cek Keluaran TX (yaitu TXi dan TXq dari IC Audio (UEM/RAG3G), jika tidak ada maka kerusakan pada IC Audio.
b).Cek Vr2 (Hanya tegangan ini yang digunakan).jika tidak ada kerusakan pada IC Power. solusinya bisa diambilkan/dijumper tegangan dari yang lain yang nilainya sama.
c).Cek coupler antara IC RF dan IC PA
Cek tegangan kerja PA.
d).Cek Switch Antena / ganti.
Kesimpulan :
No Tx biasa disebabkan oleh :
- Ic Audio (UEM/Rap3g)
- Ic Power
- Coupler
- PA.
-Switch Antena.
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 13.50 0 comments
Senin, 29 Juni 2009
Basic Software Nokia BB5
Basic Software Nokia BB5 By DJ_Junkiee
IC Flash atau Flash Memory merupakan media untuk menyimpan data program MCU (Micro Controlled Unit) dan data program DSP (Digital Signal Processor) sebagai OS (Operating System) atau Software pada ponsel yang biasa disebut Firmware, sehingga Flash Memory menjadi berperan penting dalam baik tidaknya suatu system ponsel. Language pack atau pilihan bahasa (pada Ponsel Nokia disebut PPM) tersimpan juga didalam Flash Memory. Data-data yang tersimpan bukan hanya data operating system saja, juga terdapat data content pack atau User Area Data yang biasa digunakan untuk menyimpan data atau program oleh pengguna ponsel, diantaranya: Phone Book, SMS, Game, Aplikasi, Wallpaper, Nada Dering, Foto, Movie, Dll.
Flash Memory saat ini sudah terdapat data-data EEPROM yang telah diemulasikan didalam IC Flash. Data tersebut digunakan untuk penyimpanan data-data penting yang sudah di set oleh pabrik ponsel itu sendiri, data-data yang terdapat pada EEPROM diantaranya: Parameter signal, IMEI (International Mobile Equipment Identifier), SIM Lock, Security Code, ESN (Electronic Serial Number), MIN (Mobile Identification Code), SID (Sistem Identification Code), dll. Data program ini pada Ponsel Nokia disebut dengan PM (Permanent Memory).
Secara umum dalam perbaikan Software Ponsel terdapat 4 kategori tindakan, yaitu:
1.Set To Factory Default / Master Reset
Cara perbaikan ini adalah dengan cara mengembalikan semua pengaturan Ponsel menjadi kepengaturan awal seperti Ponsel baru keluar dari pabrik. Metode perbaikan ini tidak melewati proses Flashing akan tetapi hanya melakukan Reset pada semua pengaturan Ponsel. Proses ini akan mengakibatkan data-data user akan hilang, sebaiknya lakukan backup data terlebih dahulu.
Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
* Ponsel meminta kode pengaman (Phone Lock)
* Data user pada IC Flash terlalu penuh
* Kesalahan pengaturan
Prosedur:
* Ponsel kondisi hidup, tidak ada masalah disaat booting
* Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)
1.Format User Area
Pada dasarnya didalam IC Flash Ponsel bukan hanya tersimpan Sistem Operasi saja. Data-data pengguna Ponsel seperti: Data Galery (Photo, Ringtones, Image), phone book, SMS, Game, Aplikasi, dll. Semua data ini tersimpan didalam IC Flash juga, jika data-data tersebut corupt atau bermasalah maka akan mempengaruhi pada kenerja Ponsel, apa lagi bila telah terinfeksi Virus, sehingga kinerja Ponsel menjadi berat bahkan Hank. Dengan melakukan Format User Area, Ponsel dapat menjadi segar kembali akan tetapi resikonya semua data-data User tersebut akan hilang.
Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
* Blank / kegagalan booting
* Terinfeksi Virus
* Application Crashes
* Data user terlalu penuh
* Restart
Prosedur:
* Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)
1.Flash
Kerusakan software ponsel diperlukan pemrograman ulang untuk memperbaikinya, apapun gejala kerusakannya mungkin saja bisa diakibatkan karena kerusakan operating sistem ponsel yang bermasalah. Cara perbaikan ini adalah dengan cara menghapus semua data Firmware yang tersimpan didalam IC Flash Ponsel, lalu dituliskan kembali menggunakan Firmware yang baru dan sesuai dengan ponsel tersebut. Proses hapus dan menulis ini dinamakan Flashing atau biasa disebut “Flash”.
Ponsel yang tidak mempunyai pilihan bahasa Indonesia dapat dirubah menjadi bahasa Indonesia, caranya tidak dengan menambahkan bahasanya akan tetapi dengan cara Flashing, yaitu menghapus semua Firmware yang tersimpan didalam Ponsel lalu menuliskan kembali dengan Firmware yang telah ada bahasa Indonesianya.
Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
* Upgrade
* Mati total
* Restart
* Blank / kegagalan booting
* Blink white screen
* Hank
* Kegagalan fungsi bluetooth
* Contact service
Prosedur:
* 1ST Boot OK
* Semua IC Flash terditeksi dengan baik
1.Full Flash ( + EEPROM Area)
Seringkali permasalahan Software seperti: Contact Service, Blank Nokia, Hank, White Screen, dll yang tidak dapat ditangani dengan cara Flashing biasa seperti Flashing Firmware (MCU & PPM), karena Kinerja Software Ponsel bukan hanya MCU dan PPM saja, ada beberapa sektor yang akan mendukung kinerja Ponsel diantaranya PM (Permanent Memory). PM terprogram pada EEPROM Ponsel (Electrically Erasable Programable Read Only Memory), pada Ponsel Nokia saat ini EEPROM sudah di emulasikan didalam IC Flash. Didalam PM ini akan tersimpan data-data informasi Ponsel yang telah diprogram oleh vendor pembuat seperti: parameter signal, IMEI (International Mobile Equipment Identifier), Security Code, ESN (Elektronik Serial Number), MIN (Mobile Identification Code), SID (Sistem Identification Code), dll
Ada cara-cara khusus dalam perbaikan area EEPROM Ponsel Nokia, sebelum melakukan Flashing MCU dan PPM perlu melakukan Custom Errase terlebih dahulu, Custom Errase digunakan untuk menghapus data IC Flash pada alamat-alamat tertentu atau menghapus keseluruhan data IC Flash. Melalui Custom Errase ini kita dapat menghapus Area EEPROM Ponsel (PM). Setelah proses Erasing PM selesai Selanjutnya Flash MCU dan PPMnya. Selanjutnya kita tulis kembali EEPROMnya menggunakan File PM yang sesuai dengan type Ponselnya. Bila anda tidak mempunyai File PM Ponsel tersebut, anda dapat mem-backup dari Ponsel yang normal dengan cara “Read PM” dari Ponsel yang sama Typenya. Sampai langkah ini Ponsel tidak akan Normal bahkan Ponsel akan menolak SIMCard, tidak akan mendapatkan signal karena status jaringan terkunci, atau Contact Service. Hal ini diakibatkan karena Ponsel dalam status terkunci, maka Ponsel yang telah dituliskan Pmnya perlu disesuaikan dengan Ponselnya dan melakukan Proses Unlock, maka anda perlu melakukan Unlock.
Prosedur:
* 1ST Boot OK
* Semua IC Flash terditeksi dengan baik
* Sebelum melakukan Errase, diharuskan untuk membackup: RPL / Certificate dan PM secara Full.
Permasalahan security Nokia BB5
Penyebab kerusakan pada Security Nokia BB5 dapat disebabkan oleh beberapa faktor :
1. faktor kesengajaan, biasanya terjadi akibat ponsel yang telah dilakukan Full errase yang mengakibatkan area sekuriti terhapus.
2. Dikabatkan karena write PM/ pemrograman ulang pada area eeprom ( Write PM Full)
3. Jaringan dan SIM lock (SP Lock) yang dikunci oleh vendor seperti: Vodafone, T-Mobile, dll. Biasanya ponsel seperti ini yang datang dari luar negri dengan keadaan terkunci pada suatu jaringan.
4. Diakibatkan karena prosedur Unlock yang tidak sempurna
5. Penggantian RAP atau NOR Flash.
Masalah yang dapat ditimbulkan dari beberapa faktor diatas, ditambah faktor2 lain (kerusakan Hardware), hasilnya akan sama. Seperti: “Contact service”, “Phone Restricted”, “SIM Not Valid”, “Contact Retailer”, Watchdog effect (3 menit mati), permasalahan tersebut diakibatkan karena security yang rusak.
Apapun gejala kerusakan yang diakibatkan karena Security yang bermasalah, diantaranya:
* IMEI, harus bagus tidak boleh rusak, IMEI (International Mobile Equipment Identity) tersimpan pada NOR Flash. Bila rusak maka security bermasalah. Bagaimana cara mengetahui rusak tidaknya IMEI? Yaitu dengan cara Info pada flasher box atau dengan menekan tombol *#06#. Ciri IMEI yang bagus, akan sesuai dengan IMEI di Back Casing, sedangkan yang rusak akan menampilkan nomor IMEI “12345610654321”.
IMEI : 357062-00-416456-1 (tergantung nomor imei hpnya) ->Imei Valid (Normal)
IMEI : 12345610654321? -> Imei rusak
* SIM Lock Data, harus normal. Baik tidaknya SIM Lock data dapat diketahui dengan cara melihat proses info. Pada proses Info akan membaca IMEI dan SIMLOCK data.
Biasanya bila SIMLock yang normal akan menampilkan provider (Finland, Vodafone,dll) itu menandakan bahwa SIMLOCK normal. Data SIM Lock tersimpan pada data PM di Sector 308. Yang jelek biasanya konfig keynya FFFFFF dan providernya “unknown provider”.
Autorisasi SX4, Sekuriti Otorisasi SX4 ialah sekuriti yang digunakan untuk melakukan perubahan pada area PM yang terproteksi, setelah autorisasi terhadap smartcard SX4 harus diakhiri dengan write PM pada Field 1 dan 309. Syaratnya SX4/otorisasi SX4 dapat berhasil, apabila SIMLock data dan IMEI bagus (Valid), bila salah satunya rusak maka proses SX4 tidak akan berhasil. Cara menentukan apakah Otorisasi SX4 ini perlu dilakukan atau tidak (dengan catatan simlock data dan imei harus valid) yaitu dengan cara melakukan self test dengan flasher box.
Misalkan kita mendapatkan kasus “Contact service” atau “Contact Retailer”, ketika di Info, IMEI bagus, SIMLOCK bagus tapi ponsel masih bermasalah. Kita dapat mengetahuinya melalui Selftest, kita lihat dimana permasalahannya melalui hasil pembacaan self test, bila “ST_SECURITY_TEST Failed” berarti permasalahan pada SX4, kita tinggal SX4 lalu melakukan write PM yang mengandung field 1 dan 309 saja. Apabila Anda melakukan Write Full PM, jangan disertakan dengan Field 308, sebab akan menimpah kembali SIMLocknya, terkecuali bila menggunakan file PM dari hasil Backup dari ponsel tersebut.
Kunci menganalisa kerusakan security dapat diketahui melalui 2 cara: Read Info dan Self test.
1.Langkah apa yang harus dilakukan apabila mendapatkan permasalahan IMEI yang rusak (12345610654321?)
Jawaban:
A.Apabila sebelum kerusakan security terjadi, kita telah melakukan Backup RPL atau Certificate, yang perlu kita lakukan hanya menuliskan atau memasukan kembali file RPL atau Certificate tersebut.
B.Tetapi bila kita tidak mempunyai file RPL Backupnya, maka kita harus melakukan kalkulasi ASK to RPL.
================================================== =============
1.Apabila IMEI ponsel tersebut tidak bermasalah akan tetapi pada SIM Lock atau SP Areanya corupt/rusak, langkah apa yang perlu dilakukan?
A.Apabila Anda mempunyai file PM hasil Backup, Anda tinggal menuliskannya kembali dengan cara write PM dengan menyertakan Field 308.
B.Apabila kita tidak mempunyai file PM hasil Backup, kita dapat melakukan Repair SL Zone menggunakan Software khusus seperti: BB5 King, BB5 Prince, BB5 Sultan, dll.
2. ================================================== ================================================== =========
Bagaimana bila SIM Locknya kosong / :
SL Conf : 0000000000000000
SL Stat : 0000000000000000
SL Count: 00 00
Provider: not found
Jawaban:
A.Kita sudah tidak bisa lagi mengakali untuk permasalahan ini, mau tidak mau kita perlu melakukan ASK to RPL.
3. ================================================== ================================================== ========
Bagaimana jika kita mempunyai file RPL atau Certificate hasil Backup dari Ponsel tersebut, akan tetapi tidak mempunyai file PM dari hasil Backup dari Ponselnya?
A.File RPL atau Certificate hasil dari Backup, hanya dapat memperbaiki IMEI saja. RPL tersebut tidak dapat mengembalikan SP area atau SIM Lock data.
4. ================================================== ================================================== ========
Bagaimana jika kita memiliki file PM hasil Backup tetapi tidak mempunyai backup RPL/Certificate?
A.Dengan menuliskan atau mengembalikan PM, kita hanya bisa mengembalikan SIM Lock data, tidak dapat mengembalikan IMEI.
Seperti apa file RPL hasil Kalkulasi ASK to RPL?
A.File RPL ini yang kita ambil dari server, data ini mengandung IMEI dan SIM Lock data, file RPL ini terdiri dari NPC (Nokia Public Certificate) yang berisikan data security yang sangat lengkap, diantaranya: Public ID, IMEI, Product Code, Bluetooth ID, dll.
B.Dengan melakukan ASK to RPL melalui server Nokia, kerusakan security ponsel yang berat sekalipun dapat diselesaikan dengan baik, karena file RPL ini dapat menangani SIM Lock yang hilang (tidak ada) dan IMEI yang rusak.
Proses "kalkulasi" Ask to Rpl ini sebenarnya adalah proses fetching (pengambilan data) dari server milik Nokia berdasarkan RAP Public ID yang kita kirimkan pada file ask ketika proses read ask pada flasher box. Data-data yang diambil dari server Nokia ini dikumpulkan dalam 1 file dengan ekstensi rpl. Jadi banyak data-data dalam file rpl yang diambil dari server Nokia ini, akan tetapi yang perlu kita ketahui antara lain file rpl hasil fetching itu berisi data Imei dan Simlock Data sesuai dengan RAP Public ID yang kita kirimkan di file ask.
Contoh:
Kita kirim file ask yang berisi RAP Public: 083000049DA94F57E6294AD98C967F5258BC5786
Maka nantinya di server Nokia akan dicari IMEI dan Simlock data (dan juga data-data lainnya) untuk Public ID 083000049DA94F57E6294AD98C967F5258BC5786 dan mengirimkannya dalam file rpl
Jadi proses Ask to Rpl Nokia BB5 ini digunakan untuk mendapatkan file Rpl yang akan digunakan untuk memperbaiki Imei dan atau Simlock Data yang corrupt / rusak / kosong.
Apakah kita dapat melakukan kalkulasi ASK to RPL langsung ke Server Nokia?
A.Kita tidak dapat secara langsung mengirimkan file ask dan meminta file Rpl ke server Nokia. Untungnya ada pihak-pihak 3rd party yang menjembatani antara kita dengan server Nokia. 3rd Party tersebut antara lain :
* MXLogger
* GT Server
* BPhreaks
* Universal Box
* RPL24.com
* Dll
proses Ask to Rpl ini tidaklah gratis, para 3rd party biasanya menerapkan sistem credit untuk proses ini. Jadi nantinya kita membeli credit terlebih dahulu, baru dapat menggunakan jasa Ask to Rpl 3rd Party tersebut. Jumlah dan harga bervariatif untuk setiap 3rd partynya.
Bagaimana bila kita telah melakukan Write RPL tetapi security Ponsel masih bermasalah?
* Ponsel Nokia BB5 memerlukan penulisan PM Field (1) dan (308). Untuk melakukan hal ini adalah dengan cara melakukan SX4/PMMAuth, sebelum melakukan penulisan PM. Tetapi selama kita melakukan SX4 ponsel harus dalam keadaan local mode, dan jangan di lepas dari box flasher sebelum operasi tersebut selesai.
* Ada beberapa permasalahan yang dapat diselesaikan dengan cara downgrade terlebih dahulu lalu write RPL, SX4, dan Write PM, kemudian flash lagi dengan versi diatasnya.
Apa yang dimaksud SX4 atau PMM Auth?
A.SX4 card adalah sebuah smartcard dari Nokia yang biasanya diberikan kepada teknisi resmi level-level tertentu Nokia. Smart Card ini digunakan dengan FPS10, PPS8 untuk Calculate RPL dan memberikan Pasword Authorisasi pada Ponsel, dengan cara membuka area PM dan menuliskan PM Field 1 dan 309.
Fungsi SX4 card ini sendiri salah satunya adalah untuk otorisasi SX4 / otorisasi PMM. Dikarenakan harga smartcard SX4 ini yang harganya sangat mahal dan mungkin barangnya juga susah didapat, maka banyak flasher box yang mengemulasikan smartcard SX4 ini di server mereka dan mengimplementasikan fitur SX4 Auth / PMM Auth pada software flasher box mereka sehingga ketika user menggunakan SX4 Auth / PMM Auth pada software flasher box tersebut, maka software tersebeut akan mengakses smartcard yang telah di emulasikan pada server mereka. Oleh karena itu, pada proses SX4 Auth / PMM Auth memerlukan koneksi internet. Flasher box yang mempunyai fitur SX4 Auth / PMM Auth antara lain: JAF, UB, MXKey, MT-Box, sangat disayangkan HWK tidak mempunyai fasilitar SX4.
2.Mengapa kita harus melakukan SX4?
A.SX4 berfungsi untuk merubah atau menuliskan kembali PM area tertentu. SX4 mengkalkulasi password untuk ponsel. Karena nokia memproteksi area PM tersebut pada field (1) dan (309). Jika kita membutuhkan untuk penulisan field tersebut kita harus melakukan SX4.
3.Apa saja syarat-syarat melakukan SX4?
4.Bagaimana jika Ponsel masih tetap Contact Service, Contact Retailer padahal area security sudah tidak bermasalah?
A.Kerusakan bisa saja diakibatkan karena Hardwarenya justru yang bermasalah, seringkali permasalahan Hardware diakibatkan karena ASICs Energy Menegement (RETU, TAHVO). kerusakan dari RAP juga dapat mengakibatkan Contact Service
B.Data jaringan ( Band Lock ) yang bermasalah dapat memungkinkan ponsel tersebut Contact Service. Sebagai contoh kita memiliki ponsel 5200 yang Contact Service, kita Read Certificate dengan menggunakan software UFS atau Universal Box, check pada “CCC_ DATA_X” dan “HWC_DATA_X” data tersebut adalah data yang menyimpan Band Lock atau hold jaringan pada ponsel. Untuk data RPL CCC_DATA_X dan HWC_DATA_X tersebut anda dapat mengambil dari ponsel lain yang satu type namun dalam keadaan normal, dan masukan pada ponsel contact service tersebut maka ponsel tersebut akan normal kembali, jika permasalahan contact service tersebut memang disebabkan dari bandlock.
Kondisi seperti apakah bila kita memang perlu untuk melakukan proses ASK to RPL?
* Imei Corrupt / Rusak (tidak mempunyai file Backup RPL)
* Simlock Data kosong / config key=0000000000
* Repair Simlock Data berhasil tetapi HP masih tetap watchdog (mati setelah kurang lebih 3 menit)
2.Dapatkah kita melakukan Write RPL menggunakan kabel USB, bukan FBUS?
A.Tentu saja tidak bisa, karena untuk melakukan hal tersebut Ponsel harus dalam keadaan Flash Mode atau Local Mode.
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 01.19 0 comments
Pengenalan alat service dan cara kerjanya
Pengenalan Alat dan Penggunaannya
HARDWARE
Alat-alat perbaikan hardware
Alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan ponsel antara lain yaitu :
a. MultiTester Analog dan digital
b. Solder uap
c. Solder biasa
d. Satu set Obeng Ponsel
e. Power supply
f. Lampu baca berikut kaca pembesar
g. Tatakan PCB
h. Penjepit PCB
i. Pencetak IC BGA
j. PCB Cleaner box
k. Vic / tang pembuka casing
l. Tang potong
m. Tang buaya/tang cucut
n. Kawat jumper
o. Solasi kertas
p. pinset
q. Pisau cuter
r. Kapas pembersih atau cottonbut
s. Cairan IPA
t. Cairan Flux
u. Cairan Sionka
v. Timah Paste/timah kawat/timah bola
w. Buku jalur (buku Skematik Ponsel)
Penggunaan dan Mendeteksi Kerusakan ponsel dengan DC Power Suply
DC Power Suply berguna untuk mengetahui tegangan yang dihasilkan oleh ponsel guna mendeteksi secara umum kerusakan yang dialami phonsel juga sebagai alat pengganti battere dan mencharger battere. Perlu diketahui bahwa setiap ponsel yang berbeda maka berbeda pula Ampere-nya.
a. Cara penggunaan DC Power Suply
a. Hidupkan power supply dan posisikan jarum pada kolom Voltase 3,6-4 Volt
b. Kabel merah pada fositif dan kabel hitam pada negative
c. Kabel biru /hijau pada Btemp (batre temperatur)
d. Kabel Kuning pada BSI (batre System Informasi)
e. Pasangkan kabel merah pada conector battere positif ponsel
f. Kabel hitam pada negative conector ponsel
g. Lalu tekan swit on pada phonsel
h. Perhatikan jarum ampere pada kolom ampere DC Power Suply, berapa yang dihasilkannya
i. Melalui kolom ampere ini kerusakan dapat dianalisa ,apakah kerusakan karena software atau hardware.
j. Jika :
a. Power On gagal sewaktu saklar ditekan dan dihasilkan short ,lampu pada power suply berubah warna,jarum vol jatuh ketitik nol.
-TERJADI SHORT PADA COMPONEN YANG BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN V BATT
b. Saklar ditekan jarum Amphere pada power suplay tidak bereaksi,sewaktu kabel positif di balik terjadi short,
-TERJADI KERUSAKAN PADA POWER ON
-PUTUS JALUR PADA SAKLAR ON
-KERUSAKAN PADA IC POWER
c. Saklar ditekan jarum amphere menunjukan 0 sampai 2,0-5.0 MA dan stabil disitu
-SOFTWARE
-IC MEMORY
-IC RF
-IC CPU
d. Saklar On ditekan jarum pada power suplay menunjukan 50 MA - 100 MA dan stabil disitu
-TERJADI KEBOCORAN ARUS YANG DAPAT DIAKIBATKAN KARENA ADANYA CAIRAN/SHORT PADA
KOMPONEN LANGSUNG VBATT.
e. Saklar ditekan, jarum amphere naik, menunjukan tidak stabil lalu kembali ke nol ( 0 A )
-BERSIHKAN RTC SEPERTI IC CRISTAL DAN CPU
-GEJALA INI BIASA TERJADI PADA NOKIA DAN BIASANYA TERJADI HAMBATAN ARUS PADA
SYSTEM CLOCK (RTC)
b. Analisa dengan menggunakan DC Power Suply
Posisi Voltase 3,6 V
Dengan batas toleransi 3,5 sampai 4V
Agar tidak merusak HP jika terlalu tinggi dan error
Software jika terlalu rendah.
• JIKA A MENUNJUKAN 0,01 MAKA PERIKSA IC CCONT
• JIKA A MENUNJUKAN 0,02 MAKA PERIKSA IC CCONT
• JIKA A MENUNJUKAN 0,03 MAKA PERIKSA SOFTWARE
• JIKA A MENUNJUKAN 0,04 MAKA PERIKSA IC HAGAR
• JIKA A MENUNJUKAN 0,12 MAKA PERIKSA IC COBBA
• JIKA A LANGSUNG NAIK SEBELUM SWIT ON/OFF DI TEKAN MAKA PERIKSA IC CCONT
• JIKA A MENUNJUKAN ANGKA DIATAS 0.13 MAKA PERIKSA SOFTWARE
• JIKA A TIDAK ADA RESPON SAMA SEKALI,BALIK PROBE CONECTOR,JIKA SHORT PERIKSA IC CCONT
• JIKA A TIDAK MENUNJUKAN APA-APA SETELAH DI BOLAK-BALIK ,MAKA ANDA BISA
MEMERIKSA PADA JALUR BATRE (+) SERTA JALUR SAKLAR SWIT ON/OFF.
c. Hal-hal yang berhubungan langsung dengan VBatt
• IC PA
• IC CHARGING
• KAPASITOR
• REGULATOR
• DIODA
• IC UI
• BUZZER
• IC POWER
Penggunaan Solder Uap
Solder uap berguna untuk mengangkat, memasang,mencetak dan mensolder ulang komponen, baik SMD (kelabang), BGA (bola-bola timah) maupun komponen-komponen kecil lainnya. Proses mensolder ulang atau memanasi kaki ic adalah untuk memperbaiki kaki-kaki ic yang mungkin kurang melekat pada PWB (Print Wired Board) dan bukan untuk memperbaiki IC yang rusak. Suhu dan tekanan udara pada solder uap harus diperhatikan agar tidak merusak PWB phonsel, dalam penggunaan solder uap diperlukan kecermatan, ketelitian kesabaran dan ketepatan. Cara memegang solder uap harus kuat dan tegak lurus pada komponen yang akan dikerjakan, untuk IC BGA arah hembusan angin harus tegak lurus dan tidak boleh miring kecuali dalam proses pengeringan cairan, karena akan meng- akibatkan bola-bola timah yang terletak pada bawah IC dapat menyatu dan mengakibatkan korslet sehingga harus mengangkatnya, Gunakan cairan flux atau siongka cair untuk mempercepat cairnya timah dan mencegah kerusakan IC. Cairan ini diletakkan pada bagian atas IC atau kedalam celah IC. Lama proses blower juga berpariasi berdasarkan pengaturan panas yang digunakan dan material komponennya, jika pada IC biasanya 3 – 7 detik sedangkan pada komponen plastik 10 – 20 detik dengan temperatur panas yang dikurangi.
Pengaturan Solder Uap
Kondisi Suhu-C Tekanan Udara
a. Menghilangkan cairan (mengeringkan) 100-200 8
b. Memanaskan/mencairkan timah dari posisi atas 350-400 3
c. Memanaskan/mencairkan timah dari posisi bawah 350-400 3
d. Mengangkat dan memasang komponen 350-400 3
e. Mengangkat Flexibel dari PWB 250-300 3
f. Mengangkat komponen plastik 250-275 3
g. Mencetak kaki IC 350-400 3
a. Mencetak kaki IC BGA
Mencetak Kaki IC BGA (IC berkaki bola-bola timah)
1. Persiapkan alat cetak ic bga,Timah Paste,solasi kertas pisau cuter,solder
uap,pincet dan cairan IPA
2. lekatkan bagian bawah ic yang ingin di cetak kaki-kakinya,ke alat cetak
IC,pastikan semua kaki ic sesuai dengan lubang-lubang alat pencetak
ic,rekatkan dengan solasi agar kedudukan tidak berubah, masukan timah paste
kedalam lubang –lubang kecil pada alat cetak ic tepat diatas ic yang akan
dicetak ulang dengan merata, panaskan IC hingga timah paste tadi berubah
menjadi mengkilap seperti timah bola,
3. Tunggu beberapa saat
4. cabut ic dari cetakan ic bga dan bersihkan dengan cairan IPA
b. Melepaskan IC BGA pada PWB ponsel
Langkah langkah melepaskan IC BGA
1. Oleskan cairan flux diatas IC
2. Siapkan pincet untuk mengangkat IC
3. Panaskan ic kira-kira kurang lebih 1.5 cm diatas ic
4. Goyangkan ic dengan pincet,untuk memastikan apakah timah pada kaki ic sudah mencair
5. Jika ic sudah bergerak,angkat ic dengan pincet
6. Bersihkan PWB dari sisa timah yang tertinggal dengan solder biasa.
c. Memasang IC BGA pada PWB ponsel
Langkah-langkah memasang IC BGA
1. bersihkan permukaan PWB dari sisa timah yang tertinggal
2. oleskan cairan flux pada PWB
3. Ambil dan letakan IC yang akan kita pasang,pastikan titik pada IC tidak
terbalik (lihat gambar letak posisi pada buku jalur,jika lupa)
4. pastikan semua sisi-sisi dan siku-siku IC lurus pada garis yang tercetak di PWB
5. panaskan dengan solder uap,kira-kira kurang lebih 2cm dari atas ic, dan sesuaikan suhunya
6. diamkan beberapa saat agar ic kembali dingin.
d. Melepas komponen plastik
Komponen yang terbuat dari plastik adalah komponen yang mudah terbakar dan meleleh apabila terkena panas. Penggunaan solder uap yang terlalu panas akan mengakibatkan komponen plastik ini rusak.
Atur temperatur panas pada solder uap 200UC – 210UC dengan hembusan udara 4 – 8, pengaturan tersebut biasanya tidak mengakibatkan komponen plastik meleleh tetapi memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pengangkatan atau pemanasan pada IC. Arah mata solder uap / blower tertuju pada bagian komponen yang terdapat timah dan sewaktu timah sudah meleleh segera komponen plastik tersebut diangkat dari PCB, memang akan sedikit meleleh diatas permukaan plastik tersebut tetapi tidak menjadi masalah. Setelah pengangkatan, perhatikan dinding dalam tepi konektor harus secara hati-hati diperiksa di sekitar poin-poin yang ada kontak metal. Kontak metal akan menyarap panas dengan cepat dan mencairkan timah. Jika gagal, maka anda harus menurunkan temperaturnya sedikit lebih rendah, hal ini diakibatkan perbedaan pada solder uap yang digunakan.
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 01.16 0 comments
Mengenal Komponen Utama pada Ponsel
Komponen Utama Ponsel
Berikut ini adalah pengenalan komponen-komponen utama pada ponsel,Fungsi dari komponen komponen pada ponsel dan kerusakan yang timbul akibat kerusakan pada komponen utama Ponsel :
1. IC POWER
-UEM (Universal Power Management)
Sebagai pemberi tegangan ke komponen-komponen pendukung ponsel dan sekaligus sebagai tempat penyimpanan no IMEI, Phone code dsb.
Kerusakan yang timbul apabila UEM rusak :
a. Mati total
b. No signal
c. Insert sim card
d. Imei ???
e. Tidak bisa dicharge
f. Nada dering mati
g. Speaker mati
h. Mic mati
i. Tidak ada getar
j. Lampu mati
k. 30 menit mati
l. contact service
-CCONT
Sebagai pemberi tegangan ke komponen-komponen pendukung ponsel
Kerusakan yang timbul apabila CCONT rusak :
a. No signal
b. Insert Simcard
c. Tidak bisa dicharge
d. Mati total
2. CPU (Central Procesing Unit)
Sebagai pusat kegiatan phonsel,bekerja dan mengatur seluruh kegiatan ponsel sesuai dengan tugasnya,dan merupakan otak dari ponsel.
Kerusakan yang timbul apabila CPU rusak :
a. No signal
b. Keypad eror
c. Hank
d. Mati total
3. Ic Flash
Tempat penyimpanan data, sama seperti hardisk dalam komputer
Kerusakan yang timbul apabila IC FLASH rusak:
a. Mati total
b. Blinking
c. Imei ???
d. Hank
e. Contact retailer/contact service
f. Suka restart
4. EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory)
Tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung dengan adanya arus listrik,berfungsi sebagai tempat penyimpanan data pabrik seperti IMEI1,IMEI2,Security code,Versi program dan tanggal pembuatan
Kerusakan yang timbul apabila EEPROM rusak :
a. Mati total
b. Imei ???
c. Contact services
5. IC AUDIO (COBBA)
Pengolah sinyal suara menjadi suara yang dikeluarkan oleh speaker dan mic.di dalamnya juga terdapat PCM (Pulse Code Module) dan EEPROM yang berfungsi untuk membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan imei ponsel.
Kerusakan yang timbul akibat IC AUDIO rusak:
a. Mati total
b. No signal
c. No audio
d. Contact service
6. IC RAM
Tempat penyimpanan data yang bersifat sementara,cara kerjanya tergantung pada arus listrik pada ,jika ponsel dimatikan secara otomatis data akan hilang,komponen ini sangat erat kaitannya dengan cpu,semakin besar kapasitas RAM semakin besar Pula kinerja dari CPU,jika RAM rusak maka CPU tidak bisa bekerja
Kerusakan yang timbul akibat IC RAM Rusak:
a. Mati total
7. IC CHARGING
Pengontrol disaat ponsel sedang di charger
Kerusakan yang timbul akibat IC CHARGING rusak:
a. batre tidak terisi
b. indikator batre jalan terus walau charge telah di cabut
c. boros batre
d. Mati total (pada kondisi mati total karena IC Charging,coba angkat ic ini karena ponsel tetap hidup tanpa ic ini)
8. IC UI
Pengontrol data yang diperintahkan oleh CPU pada Vibrator,Buzzer,Led dan bersifat sebagai saklar otomatis pada ponsel
Kerusakan yang timbul akibat IC UI rusak:
a. tidak ada getar (vibrator)
b. tidak ada nada dering (Buzzer)
c. Lampu tidak menyala
d. Mati total
9. IC PA
Penguat Akhir sinyal yang akan dipancarkan melalui ANTENNA
Kerusakan yang timbul Akibat IC PA rusak:
a. Tidak ada signal
b. Mati total (pada kondisi ini Coba angkat IC PA karena ponsel tetap hidup tanpa ic ini)
c. Boros batre
d. Pangilan darurat saja(sos only)
e. Panggilan berakhir
f. No Acces
10. IC RF (HAGAR); (Radio Frekuensi)
Berfungsi sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar)agar setiap bagian dapat bekerja dengan baik,komponen ini terdiri dari beberapa bagian yaitu : IF,Mixer,Osilator,detector,encoder,decoder,AFC,Tone frequensi dan Squelch.
Kerusakan yang timbul akibat IC RF rusak:
a. Mati total
b. Tidak ada signal
11. IC VCO (Voltage Control Oscilator)
Sebagai Oscilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui again RX (penerimaan)agar tetap sama dengan yang dipancarkan,disamping itu juga sebagai pengatur tegangan pulsa dari RF signal Procesor
Kerusakan yang timbul akibat IC VCO rusak
a. Mati total
b. Restart disaat dapat sinyal
c. Call ended
d. Tidak ada sinyal
12. Filter RX/TX
Sebagai penyaring masuk /keluarnya sinyal
Kerusakan yang timbul akibat Filter rusak:
a. tidak ada sinyal
b. sinyal semu
c. panggilan berakhir (call Ended)
13. LCD (Liquid Cristal Display)
Perangkat yang akan menampilkan semua aktivitas pada ponsel
Kerusakan yang timbul akibat LCD rusak:
a. Tidak ada tampilan pada layar ponsel
14. Keypad/Tombol
Perangkat untuk memasukan data pada ponsel yang memerintah CPU untuk ditampilkan pada layar ponsel
Kerusakan yang timbul akibat Keypad rusak:
a. tidak dapat memerintahkan CPU untuk menampilkan perintah dari pengguna ponsel
15. BLUETOOTH
perangkat untuk mentransfer data dari perangkat ke perangkat yang mempunyai fasilitas yang sama
kerusakan yang timbul akibat BLUETOOTH rusak:
a. tidak dapat membuka gallery pada ponsel
b. tidak dapat menerima atau mengirim data melalui bluetooth
16. INFRARED
Perangkat untuk mentransfer data dari perangkat keperangkat yang mempunyai fasilitas yang sama
Kerusakan yang timbul akibat INFRARED rusak:
a. tidak dapat menerima data dari perangkat yang sama
17. ANTENNA SWITH
Sebagai perangkat pemancar gelombang
Kerusakan yang timbul akibat ANTENNA SWITH rusak:
a. tidak ada signal (No Network)
b. pangilan berakhir (call ended)
c. No acsess
d. Panggilan darurat saja (sos only)
18. BATTERY
Sebagai sumber arus listrik yang diperlukan ponsel.
Kerusakan yang timbul akibat BATTERY rusak:
a. ponsel mati
b. batre tidak mengisi
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 01.10 0 comments
KUPAS TUNTAS PROBLEM SIGNAL
Nokia memiliki dua cara system signalTransmite yang artinya pemancaran signal (TX) Received yang artinya penerimaan signal (RX) Beberapa part yang terkait disini hubungannya dengan TX dan RX adalah sebagai berikut:
PA (Power Amplifier)
Power amplifier atau daya penguat pemancaran signal ( Transmite Strength )yang terkait disini hanya hal pemancaraan sinyal saja (TX) Duplexer atau yg sering kita sebut antenna switch. Gabungan antara TX dan RX yang memungkinkan kita melakukan panggilan dua arah secara simultan atau bersamaan.
Terjadinya proses pengolahan sinyal masuk dan keluar. PA dan Duplexer adalah rangkaian yang sering menyebabkan handphone mati (shut down ) ketika kita akan melakukan panggilan.
HAGAR
Termasuk rangkaian penerima atau RX 75% dan sedikit pemancaran /TX
COBBA
Termasuk rangkaian yang sebagian besar pemancaran/TX terkait disini:Kuat pancar audio / suara yang dihasilkan, sehingga sering menyebabkan hp kurang keras suaranya. Termasuk self test dari main processor (CPU), sehingga seing terjadinya contak service jika terjadi kerusakan.
Real Time Clock
Sesuai namanya dimana process real time (ketepatan frequensi berjalan) kerusakan pada part ini akan menyebabkan :Ketepatan pembicaraan atau suara menjadi kurang tepat (beat atau temponya lambat ) Ketepatan power on dan power down menjadi terganggu , sehingga menyebabkan HP lama dihidupkan atau dimatikan.
CCONT
Adalah part dimana supply arus diproduksi untuk dialirkan ke masing2 komponen. Kerusakan pada part ini akan menyebabkan HP mati total.
FLASH IC
Adalah part dimana tempat program data dihasilkan untuk memerintah cpu melakukan tugasnya, khususnya disini perintah penerimaan dan pemancaran sinyal. Kerusakan pada Ic ini akan menyebabkan :Contack service karena self test gagal. Bar tanda sinyal tidak keluar walaupun operator name ada. Booting gagal shg Hp mati total
CPU (central prosesing unit )
Dimana semua perintah dijalankan oleh part ini mulai dari perintah pemancaran sinyal atau penerimaan. Kerusakan pada part ini terkadang malah susah cara mendeteksinya. Keseluruhan proses diatas akan gagal juga terkait rusaknya CPU ini.
Kerusakan paling banyak dan paling menjengkelkan adalah masalah sinyal. Ponsel semahal apapun tanpa ada signalnya tidak ada harganya. Juga bila membawa ponsel mahal sekalipun tapi problem pada signalnya maka bisa membuat malu pembawanya.Sinyal merupakan problem yang gampang-gampang susah bagi semua teknisi ponsel. Signal kebanyakan identik dengan PA atau IC PA, walau sebenarnya tidak benar seratus persen. Problem signal mempunyai banyak keterkaitan antara satu IC (komponen) dengan komponen yang lain. Untuk bisa menyelesaikan problem signal dibutuhkan beberapa syarat mutlak bagi setiap teknisi ponsel. Diantaranya : Teknisi harus mempunyai pengetahuan tentang fungsi tiap komponen, kedua, teknisi harus mempunyai alat test dan alat perbaikan, serta yang ketiga, teknisi harus mempunyai kemampuan lebih atau ilmu plus, maksudnya teknisi harus bisa memecahkan problem dengan tehnik yang berbeda.
Ada bebarapa macam tentang problem signal, diantaranya :
1. Signal lemah
2. Signal naik turun
3. Signal pada lokasi tertentu
4. Signal 5 detik
5. No signal
6. Signal 112 only
7. Signal drop
8. Signal semu
9. Signal sim tertentu
Langkah persiapan awal :
1. Lakukan reset atau kembali pada pengaturan awal, yang dapat anda lakukan melalui menu lalu phone setting, setelah itu masukkan 12345.
2. Lakukan panggilan 112 only atau jaringan manual, bila bisa maka IC RF dalam keadaan masih baik.
3. Lakukan update pada software ponsel anda. Bisa juga melakukan downgrade bila dirasa perlu dan memang versi yang sebelumnya terlalu tinggi.
4. Lakukan pengujian tegangan pada komponen seperti IC PA, IC RF, IC AUDIO, apakah sudah mendapat tegangan yang benar.
Bila langkah awal atau persiapan sudah kita lakukan tetapi ponsel masih bermasalah maka dapat dilakukan penggantian komponen sesuai kerusakan yang dialami oleh ponsel tersebut.
1. Signal lemah, lakukan penggantian pada IC PA, karena komponen ini berfungsi sebagai penguat.
2. Signal naik turun, dapat terjadi karena VCO sudah lemah, fungsi referensi nya sudah terabaikan.
3. Signal pada lokasi tertentu, gantilah IC PA nya, karena pasti memakai IC yang tidak orisinil, atau akibat penggantian antena nya.
4. Signal 5 detik, terjadi kerusakan pada IC CPU, bisa karena ponsel jatuh, namun bila bukan karena jatuh anda dapat melakukan flashing eeprom virgin, sehingga ponsel jadi normal kembali.
5. No. Signal, pada ponsel jatuh lebih banyak kerusakan pada IC Audio, fungsi konverternya tidak berhasil.
6. Signal 112 only, merupakan signal hanya dari IC RF, anda bisa mengganti IC PA karena sudah tidak fungsi lagi.
7. Signal drop, ini diakibatkan karena IC PA, walau IC PA sendiri masih berfungsi tapi pemakian arus yang sangat tinggi sekali, bisa mencapai 600 mA.
8. Signal semu, indikator tampak baik dan penuh, tapi tidak bisa melakukan panggilan, lebih banyak dikarenakan Antena, fungsi penghubung yang terputus.
9. Signal sim tertentu, dikarena program atau SW bisa dilakukan clear SP Lock dan bisa juga akibat penggantian IC PA tidak presisi atau IC PA tidak ori.
SINYAL HILANG SAAT TELPON
Problem : Pada LCD ponsel mula-mula tampak sinyal penuh, tetapi pada saat melakukan panggilan tiba-tiba sinyal hilang.
Prosedur perbaikan :
• Masalah seperti ini biasanya disebabkan oleh masalah transmisi.
• Periksa apakah ponsel pernah jatuh ke dalam air. Jika pernah, permasalahan disebabkan oleh VTX dan power suplai dari ICPA. Jika tidak pernah, permasalahan kebanyakan disebabkan oleh IC RF (HAGAR) atau IC PA yang rusak.
SINYAL HILANG
Masalah sinyal yang tidak stabil terkadang bisa memusingkan kita tatkala sedang membutuhkan fungsi ponsel untuk melakukan panggilan yang terhitung penting. Masalah sinyal sebenarnya disebabkan oleh 2 hal yakni, kualitas sinyal dari BTS operator yang lemah dan kondisi ponsel itu sendiri yang memang memiliki masalah di dalamnya. Jika pancaran sinyal BTS memang tidak memiliki masalah sama sekali maka bisa dipastikan, masalah yang terjadi disebabkan oleh ponsel.
Ponsel yang bermasalah dengan sinyal juga memiliki 2 kemungkinan. Masalah yang bersalah dari software atau hardware. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan software dengan tuning signal. Jika setelah melakukan tuning signal masih saja meiliki masalah, maka langkah terakhir adalah melakukan pergantian pada komponen switch antena, IC RF, PA, Audio dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan lemahnya sinyal ponsel.
Switch antena yang lemah, bukan berarti harus dilakukan pergantian. Jika memang dana yang dimiliki sangat terbatas, maka kita bisa melakukan jumper switch antena tanpa harus mengganti IC PA.
Peralatan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah :
1. Solder berikut timah 0,3 mm
2. Cairan Flux
3. Kabel jumper 0,3 mm
Langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Lepaskan casing ponsel sampai tinggal PCB/Board Ponsel
2. Siapkan kabel jumper untuk disambung pada titik yang sesuai pada gambar, tepatnya di IC PA
3. Setelah melakukan jumper, satukan kembali bagian-bagian ponsel seperti semula.
4. Ponsel sudah bisa digunakan dengan tangkapan sinyal yang lebih baik.
Trick jumper switch antena ini akan berpengaruh pada kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, yakni 900 MHz. Trick ini sangat berguna untuk menyiasati keterbatasan dana. Jika memang tidak ingin kehilangan kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, maka alternatifnya adalah melakukan pergantian IC PA dengan yang baru.
Labels: Kursus Reparasi HP
Posted by RONI RIANTO at 00.58 0 comments









